Category Archives: #15harimenulisdiblog
Syntax Error
Penelusuran Anda - MANTAN - tidak cocok dengan dokumen apa pun. Saran: Pastikan semua mantan dieja dengan benar. Coba kata kunci yang lain. Coba kata kunci yang lebih umum. Coba kurangi kata benci. Cobalah lebih setia. Pastikan status pacarmu sekarang berubah jadi
Syntax Error
Penelusuran Anda - MANTAN - tidak cocok dengan dokumen apa pun. Saran: Pastikan semua mantan dieja dengan benar. Coba kata kunci yang lain. Coba kata kunci yang lebih umum. Coba kurangi kata benci. Cobalah lebih setia. Pastikan status pacarmu sekarang berubah jadi
Hujani Kami
#11 #hujan Motor hitam kita membelah udara, kau di belakang dengan ragumu mencoba memeluk tubuhku. “Sayang, jaketku tak cukup tebal. Bisa kau peluk aku?” Udara di atas Jalan Kaliurang mendadak gelap, sekumpulan awan empuk seperti hendak memelukku juga. “Tidak kali
Hujani Kami
#11 #hujan Motor hitam kita membelah udara, kau di belakang dengan ragumu mencoba memeluk tubuhku. “Sayang, jaketku tak cukup tebal. Bisa kau peluk aku?” Udara di atas Jalan Kaliurang mendadak gelap, sekumpulan awan empuk seperti hendak memelukku juga. “Tidak kali
Hadiah Untuk Sinterklas
#10 #hadiah Pohon natal, lampu gemerlap, kaos kaki yang menggantung sudah menghiasi kamarnya. Semenjak dulu dia tidak pernah mendapatkan hadiahnya sendiri. Sekarang dia sakit-sakitan di ranjangnya, sendiri juga, masih menanti hadiah. “Kenapa aku tidak pernah dapat?” Keluhnya. Mungkin karena
Hadiah Untuk Sinterklas
#10 #hadiah Pohon natal, lampu gemerlap, kaos kaki yang menggantung sudah menghiasi kamarnya. Semenjak dulu dia tidak pernah mendapatkan hadiahnya sendiri. Sekarang dia sakit-sakitan di ranjangnya, sendiri juga, masih menanti hadiah. “Kenapa aku tidak pernah dapat?” Keluhnya. Mungkin karena
Bingkai Jendela
#9 #jendela Bingkai pertama: Jendela 4 bingkai, aku terpekur mengamatinya, menelusuri bingkainya dengan ujung pandangan mesra, Seperti membelai tubuh istri malam, tadi petang. Kacanya berembun juga empat-empatnya. Kuusap bingkai pertama dengan kaos lengan panjang yang kupakai, “Oh, ini pagi”
Bingkai Jendela
#9 #jendela Bingkai pertama: Jendela 4 bingkai, aku terpekur mengamatinya, menelusuri bingkainya dengan ujung pandangan mesra, Seperti membelai tubuh istri malam, tadi petang. Kacanya berembun juga empat-empatnya. Kuusap bingkai pertama dengan kaos lengan panjang yang kupakai, “Oh, ini pagi”
Berantai
NB: Ini tulisan disalin dari tugas sekolah ketika awal masuk SMA. Terima kasih mau memaklumi. :p#8 #pesan #15harimenulisdiblog Hi gw bonas, mantep kan? Ni emang salah satu nama panggilan gw, apa lagi temen gw mereka paling demen kalo manggil gw
Berantai
NB: Ini tulisan disalin dari tugas sekolah ketika awal masuk SMA. Terima kasih mau memaklumi. :p#8 #pesan #15harimenulisdiblog Hi gw bonas, mantep kan? Ni emang salah satu nama panggilan gw, apa lagi temen gw mereka paling demen kalo manggil gw
Setelah 3 Telur Mata Sapi dan 3+ Tulisan #Telurdadar Akhirnya Kutulis Ceritaku Sendiri
Rumah nenek adalah tempat kembali pengembaraan seorang bocah lima tahun ingusan. Tudung saji biru laut. Hampir semua menutupi meja kecil. Tangan kotornya menyambar sepotong tempe, lalu berlari. Neneknya tersenyum. Dari arah dapur, ada wangi mengajak dahi mengerut. Menebak-nebak antara rebusan
Setelah 3 Telur Mata Sapi dan 3+ Tulisan #Telurdadar Akhirnya Kutulis Ceritaku Sendiri
Rumah nenek adalah tempat kembali pengembaraan seorang bocah lima tahun ingusan. Tudung saji biru laut. Hampir semua menutupi meja kecil. Tangan kotornya menyambar sepotong tempe, lalu berlari. Neneknya tersenyum. Dari arah dapur, ada wangi mengajak dahi mengerut. Menebak-nebak antara rebusan